Engkau Yang Disana

Selamat pagi kawan, engkau yang disana sedang bahagia. Menatap kami disini yang selalu mencoba bahagia..
Saat ini aku terlalu lemah untuk mengingatmu. Hanya dengan mengingat ‘kita’, tanpa sadar aku meneteskan air mata. Dirimu sangat indah, mampu membuat kenangan manis yang sangat ingin aku ulang bersamamu. Bersama mereka. Mengapa harus engkau? Bukan seseorang yang lain yang tidak kukenal? Mengapa harus sekarang? Bukan saat masing-masing
dari kita telah beruban, menikmati hidup di masa tua. Memang itu semua kehendak tuhan, tapi apa jika engkau tidak melakukan hal itu semua akan berbeda? Mungkinkah? Sayang aku tak punya bakat untuk melihat kejadian yang akan datang. Jika mungkin aku bisa, aku ingin menyelamatkanmu dari kegelapan itu. Mustahilkah? Atau mungkinkah?
Aku ingin bernostalgia dengan dirimu. Mengadakan reuni denganmu dan mereka..
Hey engkau yang disanaa! Bagaimana kabar dirimu skarang? Disana indahkah? Aku yakin indah dan damai. Pasti kehidupan disana berbeda dengan disini kan kawan?
Tahukah engkau? Disini kami merindukanmu, kami hanya bisa menyapamu dalam doa kami kepada-Nya. Apakah engkau menerima doa kami?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s