Tengoklah Masa Depan

Aku berbisik pada lorong ini

Sendiri, dalam sepi

Aku tak mengenalmu seperti mereka

Kita tidak terikat apapun

            Sial, alam seperti tertawa

            Sedangkan aku tak tahu harus apa

            Berpasrah diri dan percaya akan takdir?

            Itu bukan usaha

Lalu aku harus bagaimana?

Agar kita dapat bersatu

Percaya, berduka dan tertawa

Bersama

            Namun,

            Hidup bukan hanya tentang aku dan kamu

            Banyak yang harus aku beri untaian emas dan berlian serta mawar

            Dan pada akhirnya

            Mungkin ini jalan yang terbaik

            Tetapi, pastinya..

            Tengoklah saja masa depan

            Antara aku dan kamu

Maret ’14 (Zulfa Husna.)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s